Waspada, Jawa Timur Sedang “Diintai” Tsunami 29 Meter

  • Whatsapp
Waspada, Jawa Timur Sedang “Diintai” Tsunami 29 Meter
IDTODAY.CO – Potensi gempa bumi dengan magnitudo di atas 7 sedang mengintai Jawa Timur. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, dalam webinar yang disiarkan kanal YouTube InfoBMKG.

Menurutnya, gempa tersebut berpotensi memicu tsunami dahsyat di pesisir selatan Jawa dengan ketinggian hingga 29 meter.

Read More

” Hasil analisis kami untuk wilayah Jatim, seluruh pesisir itu potensinya, tinggi maksimum 26-29 meter di Kabupaten Trenggalek, itu tinggi maksimum dan waktu tiba tercepat 20-24 menit di Kabupaten Blitar,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman Dream.co.id (4/6/21). ,

Tak hanya itu, BMKG memprediksi tinggi genangan hasil tsunami tergolong sangat tinggi. Genangan bisa mencapai 22 meter.

” Ini sudah masuk genangan, bukan tinggi gelombang di pinggir pantai. Genangan bisa mencapai 22 meter, ini sampai masuknya juga menjorok cukup jauh,” kata Dwikorita.

Baca Juga: Viral Tabungan Koin Dalam Drum Selama 5 Tahun, Jumlahnya Fantastis

Lebih lanjut, Dwikorita menjelaskan tren peningkatan gempa-gempa kecil khususnya di Jawa Timur. Sejak awal tahun, frekuensi gempa kecil meningkat dan gap seismik masih menyimpan energi.

” Sejak awal tahun kami survei. Mulai tahun-tahun sebelumnya rata-rata gempa 300-400 kali, tapi mulai Januari itu sudah lompat 600 kali lebih dan memang rata-rata 600 kali saat ini, di Jatim terjadi lompatan,” kata dia.

BKMG telah melakukan penyusuran pantai mulai Jatim hingga Selat Sunda untuk mengecek potensi gempa yang bisa terjadi, dengan magnitudo di atas 7. Dwikorita juga mengatakan terdapat potensi terburuk yaitu terjadinya gempa dengan magnitudo 8,7 dan sangat bisa membangkitkan tsunami.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, mestinya aparat dan pemerintah daerah dapat memanfaatkan dalam mengantisipasi bencana. Juga untuk menyiapkan sarana dan prasarana lokasi evakuasi.

Kemudian, Dwikorita menegaskan alarm peringatan juga terindikasi dari banyaknya kemunculan gempa-gempa kecil yang terjadi.

” Di selatan Jatim, dari sekian ratus kejadian gempa sejak 2008, kelihatan ada zona yang kosong, tidak ada titik-titik pusat gempanya,” tandasnya.

Baca Juga: Umpatan Aa Gym ke Teh Ninih: Sebut Musyrik Hingga Munafik

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *