Taman Karang Laut Dalam Ditemukan untuk Pertama Kalinya

  • Whatsapp
Ilmuwan Temukan Spesies Baru di Parit Paling Dalam di Dunia
Megaluh.com – Para ilmuwan menemukan taman laut dalam yang berisi karang lunak. Penemuan yang dipublikasikan di Frontiers in Marine Science itu merupakan temuan pertama kali untuk habitat jenis ini. Diidentifikasi lokasinya adalah di perairan barat Greenland dan memiliki implikasi besar bagi praktik penangkapan ikan di wilayah itu.

Taman karang lunak ditemukan 500 m di bawah permukaan, di mana tekanannya 50 kali lebih besar daripada permukaan laut. Namun terlepas dari kondisi yang ekstrem, beragam jenis karang, bintang bulu, spons, dan anemon telah tumbuh subur di ekosistem yang kompleks dan rumit.

Read More

Taman karang laut dalam berisi beragam jenis karang, bintang bulu, spons, dan anemon tumbuh subur di ekosistem yang kompleks dan rumit, mulai 550 m di bawah paras laut [ZSL/GINR via IFL Science].

“Taman karang ditandai oleh koleksi satu atau lebih spesies yang berada di berbagai habitat dasar yang keras dan lunak, dari batu ke pasir, dan mendukung keanekaragaman fauna. Ada banyak perbedaan di antara komunitas taman karang yang sebelumnya telah diamati di daerah seperti barat laut dan Islandia tenggara,” ucap Dr Chris Yesson dari Zoological Society of London (ZSL), seperti dikutip IFL Science pada Rabu (1/7/2020).

Para ilmuwan dari University College London, ZSL, dan Greenland Institute of Natural Resources, membuat kereta luncur video berbiaya rendah yang menggunakan kamera video GoPro, lampu, dan laser bertekanan khusus untuk menemukan taman ini. Tim ahli menurunkan kereta luncur video seukuran mobil Mini Cooper di berbagai lokasi di dasar laut dan mengambil video berdurasi 15 menit yang digunakan untuk mengekstrak gambar. Hasilnya, para ilmuwan mendapatkan 1.239 gambar.

Penelitian ini mengungkapkan informasi baru tentang salah satu habitat laut terbesar di Bumi dan para ilmuwan berhasil mengumpulkan data pada kedalaman 1.500 m di bawah permukaan laut di beberapa daerah.

Baca Juga:
Lapisan Es di Greenland Menipis, Permukaan Air Laut Naik Hingga 40 Persen

Dengan total akhir 44.035 anotasi yang merinci fauna telah diamati, diperoleh temuan bahwa spesies paling melimpah adalah anemon dan karang bunga kol, dengan beberapa bagian memiliki maksimum 9,36 karang dalam luasan 1 m persegi.

Analisis ini memungkinkan para ilmuwan mengidentifikasi area seluas 486 km persegi, diharapkan akan diakui sebagai Ekosistem Laut Rentan di bawah pedoman PBB sehingga bisa dilindungi dari praktik penangkapan ikan yang berpotensi berbahaya.

Baca Juga:
Ekspedisi Ini Temukan Ventilasi Hidrotermal di Dasar Laut, Bahayakah?

“Dasar laut Greenland sebenarnya belum dijelajahi, meskipun kami tahu dihuni lebih dari 2.000 spesies berbeda yang secara bersama berkontribusi pada habitat kompleks dan beragam,” ucap Dr Martin Blicher dari Greenland Institute of Natural Resources.

Meskipun masih sedikit diketahui tentang habitat dasar laut ini, ekonomi Greenland bergantung pada sejumlah kecil perikanan yang menjaring ikan-ikan di dasar laut. Dr Blicher berharap penelitian seperti ini akan meningkatkan pemahaman manusia tentang hubungan ekologis dan berkontribusi pada pengelolaan perikanan berkelanjutan.


Sumber: Suara.com

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *