Selain Merokok, Berbagi Korek Api Tingkatkan Risiko penularan Virus Corona

  • Whatsapp
Selain Merokok, Berbagi Korek Api Tingkatkan Risiko penularan Virus Corona
Megaluh.com – Perokok aktif diketahui termasuk golongan yang paling berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 dan mengembangkan gejala lebih parah. Risiko ini tidak hanya dipicu oleh kebiasaan buruknya merokok, tetapi juga tindakan sepele ketika berbagi pemantik atau korek api.

Sebagian besar perokok seringkali berbagi pemantik atau korek api dengan orang lain tanpa berpikir dua kali. Padahal tindakan sepele itu bisa memicu penularan virus corona Covid-19.

Read More

Daniel Andrews, Perdana Menteri Victoria pun menyebutkan tindakan berbagi pemantik itu bisa menyebarkan virus corona Covid-19 di Victoria.

“Tindakan itu memang tidak melanggar aturan, tetapi tindakan sekecil apapun yang terlihat baik bisa saja menularkan virus corona. Karena, seperti itulah penyebarannya,” jelas Daniel Andrew dikutip dari Mirror.

Selain berbagi pemantik, Daniel Andrews juga mengatakan bahwa carpooling (angkutan mobil bersama) juga bisa menyebabkan penyebaran virus corona Covid-19.

Baca Juga:
Selain Tangkal Virus Corona, Masker Pintar ini Bisa Terjemahkan 8 Bahasa

Ilustrasi rokok. (Sumber: Shutterstock)

Meski begitu, Daniel Andrews tidak mengetahui pasti kebiasaan merokok bisa meningkatkan risiko terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak.

Beberapa studi telah menyatakan bahwa sesungguhnya merokok bisa mengurangi risiko infeksi virus corona Covid-19. Tetapi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pernyataan tersebut belum ada buktinya dan tidak ada informasi yang cukup kuat untuk mengonfirmasi hal tersebut.

“Covid-19 adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru sebagai bagian paling utama,” jelas WHO.

Baca Juga:
Manfaat Sehat Buah Jambu, Salah Satunya Lawan Kanker

Sedangkan, merokok bisa merusak fungsi paru-paru. Sehingga kondisi itu bisa membuat tubuh seseorang lebih sulit melawan virus corona Covid-19 dan penyakit lainnya.

Selain itu, tembakau juga merupakan faktor risiko utama untuk penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan dan diabetes. Semua kondisi itu bisa membuat seseorang lebih berisiko tinggi terinfeksi virus corona Covid-19 dan mengembangkan gejala parah.


Sumber: Suara.com

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *