Sambil Serahkan Sertifikat Tanah, Jokowi Beberkan Ancamannya Pada BPN

  • Whatsapp
Sambil Serahkan Sertifikat Tanah, Jokowi Beberkan Ancamannya Pada BPN
Megaluh.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya bekerja dengan target. Bahkan, Jokowi sedikit mengancam pejabat pertanahan yang tidak dapat bekerja sesuai target.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat se-Indonesia di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/11/2020).

Read More

“Kita harus bekerja dengan target yang akan saya berikan. Jadi saya bekerja dengan target-target,” kata Jokowi sebagaimana dikutip dari Beritasatu.com

Ditegaskannya, target yang diberikan kepada jajaran menteri-menterinya tidak main-main. Dalam pelaksanaan target tersebut, Jokowi dan menteri-menteri membuat kesepakatan, kalau tidak tercapai target yang telah ditentukan itu, maka mereka harus hati-hati terhadap sanksi yang akan diterima dari Jokowi.

“Dan yang saya berikan, target itu betul-betul tidak main-main. Kita janjian, kalau targetnya tidak tercapai, hati-hati. Kepala kantor di kabupaten/kota hati-hati. Kanwilnya di provinsi juga hati-hati. Menterinya juga hati-hati. Saya hanya ngomong hati-hati. Kita bekerja dengan target,” tegas Jokowi..

Akan tetapi, Jokowi tetap bersyukur karena jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah bekerja keras untuk menerbitkan sertifikat tanah bagi rakyat Indonesia sehingga mampu melampaui target.

“Alhamdulillah dengan kerja keras seluruh jajaran BPN di kabupaten/kota, provinsi, sampai BPN di pusat, tahun 2017 tadi sudah disampaikan pak menteri. Saya ulang lagi, tahun 2017 kita sudah bisa keluarkan 5,4 juta bidang. Dari yang sebelumnya 2015, 500 ribu. Naiknya di 2016, 1,1 juta. Masih dua kali, ndak mau saya. Saya mau sepuluh kali. Bisa keluar 5,4 juta di 2017. Artinya kita bisa,” urai Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menceritakan bahwa pada tahun 2018 telah berhasil melampaui target 9 juta sertifikat, tepatnya mencapai 9,3 sertifikat tanah sudah diterbitkan.

Bahkan, pada tahun 2019 berhasil menerbitkan 11,2 juta sertifikat dari memberi target 9 juta sertifikat yang dibebankan. 

“Tahun ini, sebetulnya saya beri target 10 juta, tetapi saya tahu ini ada pandemi, ada hambatan di lapangan maupun di kantor. Oke, saya turunkan dari 10 juta menjadi 7 juta. Saya yakin insyaAllah ini bisa tercapai,” pungkas Jokowi.[beritasatu/brz/nu]

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *