Peraih Nobel Michael Levitt Sebut Pandemi Corona Covid-19 Segera Berakhir

  • Whatsapp
Update Corona Covid-19: Korban Tewas Tembus 2.460 Orang, 78.675 Terinfeksi
Megaluh.com – Tiga bulan sudah pandemi virus corona Covid-19 terjadi di berbagai belahan dunia. Lebih dari 500 ribu orang terinfeksi dengan 24 ribu di antaranya meninggal.

Virus Corona Covid-19 juga memaksa orang untuk tetap tinggal di rumah. Banyak orang bertanya kapan sebenarnya pandemi ini akan berakhir.

Read More

Seorang ahli biofisika, Michael Levitt, yang menerima Nobel Prize pada 2013 dalam bidang kimia untuk mengembangkan model kompleks sistem kimia, memiliki pandangan optimis terhadap pandemi coronavirus (Covid-19).

Dalam pandangannya, penyakit yang menyebar cepat kemungkinan akan berhenti, tetapi secara bertahap. Michael Levitt, yang spesialisasinya bukan dalam epidemiologi, mengutip laju peningkatan jumlah kematian di China yang melambat untuk mendukung hipotesisnya.

Seperti dilansir Business Standart, Michael Levitt mengatakan bahwa seperti halnya Cina, Amerika Serikat juga akan melalui yang terburuk dari wabah virus corona Covid-19 lebih cepat daripada yang diantisipasi banyak spesialis.

Michael Levitt, pemenang Nobel dan ahli biofisika Stanford menyatakan virus Corona (Covid-19) segera berakhir. (Foto: Wikipedia)

Pemenang nobel ini telah mulai mempelajari jumlah kasus virus corona di seluruh dunia pada Januari tahun ini. Menurutnya, dunia perlu mengendalikan kepanikan, dan mematuhi langkah-langkah jarak sosial yang wajar untuk mencegah penyebaran Corona Covid-19.

Temuan statistik Michael Levitt pada Februari mengantisipasi bahwa akan ada sekitar 80.000 jumlah kasus yang dikonfirmasi di Cina dengan sekitar 3.250 kematian. Dan perkiraannya ternyata hampir benar dengan total penghitungan sekitar 80.298 kasus dan 3.245 kematian pada pertengahan Februari.

Dia mengatakan, meskipun penyebaran coronavirus Covid-19 memuncak di China, jumlah pasien yang didiagnosis positif menurun sejak 16 Maret.

“Kami akan baik-baik saja,” katanya.

Setelah menganalisis data dari 78 negara yang melaporkan lebih dari 50 kasus virus baru setiap hari, Michael Levitt menemukan beberapa tanda-tanda pemulihan.

Fokus intinya bukan pada angka kumulatif, tetapi pada jumlah kasus baru yang diidentifikasi setiap hari dan, khususnya, pada perubahan jumlah itu dari satu hari ke hari berikutnya.

“Jumlahnya masih sulit dilihat tetapi ada tanda-tanda jelas dari pertumbuhan yang melambat,” ujar dia. 

Michael Levitt mengatakan media menyebabkan kepanikan yang tidak perlu dengan pembaruan terus-menerus tentang jumlah total kasus dan selebritas yang dites positif untuk Covid-19.

Lebih jauh, Michael Levitt menambahkan bahwa langkah-langkah jarak sosial dapat membantu mengurangi penyebaran virus corona untuk menjaga rumah sakit yang sudah terbebani agar tidak jadi kewalahan.


Sumber: Suara.com

Loading...

Related posts

Komentar