Pendukung Teori Konspirasi QAnon Terpilih Jadi Anggota Kongres AS

  • Whatsapp
Pendukung Teori Konspirasi QAnon Terpilih Jadi Anggota Kongres AS

Megaluh.com – Kongres Amerika Serikat akan memiliki seorang legislator yang percaya pada teori konspirasi QAnon: Marjorie Taylor Greene dari Partai Republik. Dia memenangkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dari Negara Bagian Georgia dalam pemilihan hari Selasa (03/11).

Greene, seorang pengusaha yang baru terjun ke dunia politik, menang di Distrik 14 yang sangat konservatif dan merupakan pendukung Partai Republik di Georgia, tempat ia mengalahkan kandidat Partai Demokrat, Kevin Van Ausdal.

Read More

Teori konspirasi QAnon yang muncul dalam beberapa tahun terakhir menyatakan bahwa pemerintah AS telah disusupi oleh jaringan pedofilia dan satanisme yang berusaha menjatuhkan Presiden Donald Trump.

Dalam sebuah video yang diunggah ke YouTube, Greene memuji “Q” – seorang tokoh rahasia di awal konspirasi – dan menyebutnya seorang patriot.

Baca Juga:
Menelusuri Jejak Misterius QAnon

Namun, sepanjang kampanye, ia berusaha menjauhkan diri dari citra yang terkait dengan grup tersebut.

Beberapa kandidat Partai Republik lainnya juga sempat menyatakan dukungan untuk QAnon, namun sang pengusaha yang baru terpilih ke Kongres ini sejak awal kampanye diketahui sebagai salah satu pembela terkuatnya.

Sebelum terjun ke politik, Greene menjalankan perusahaan konstruksi sipil bersama suaminya.

Ia menampilkan dirinya sebagai kandidat anti-aborsi dan mengadvokasi hak untuk memiliki senjata juga pembangunan tembok di perbatasan Meksiko dan, tidak mengejutkan, mendukung Trump.

Presiden Trump sudah memberi selamat pada Greene ketika ia memenangkan pemilihan pendahuluan.

Baca Juga:
Mengenal QAnon, Kultus Pemuja Donald Trump di Tengah Pandemi

“Marjorie kuat dalam segala hal dan tidak pernah menyerah, PEMENANG sejati,” tulis Trump di media sosial. “Dia adalah bintang Republik masa depan.”

Mengenai QAnon, presiden mengatakan bahwa ia tidak terlalu mengenal kelompok itu, hanya ia mendengar bahwa mereka adalah “orang-orang yang mencintai negara kita”.

Pencalonan Greene menimbulkan kontroversi di internal Partai Republik, banyak yang menentang kampanye pengusaha wanita itu setelah video lama terungkap menunjukkan ia membuat komentar yang menyinggung tentang orang kulit hitam, Muslim dan Yahudi.

Apakah yang dimaksud dengan QAnon?

4chan adalah forum yang sangat populer di internet tempat siapa pun dapat mengirim komentar dan foto secara anonim.

Pada bulan Oktober 2017, seorang pengguna anonim di forum itu bernama “Q” mengklaim sebagai bagian dari pemerintah AS dengan akses terhadap masalah keamanan.

Dari situlah istilah QAnon berasal – huruf “Q” dan huruf pertama dari kata “anonim”.

Orang dengan identitas anonim itu mengatakan bahwa penyelidikan Robert Mueller terhadap dugaan hubungan antara kampanye Trump dan Rusia sebenarnya adalah penyelidikan terhadap elite global dan bahwa presiden memiliki rencana rahasia untuk menangkap politisi dan bintang Hollywood atas tuduhan korupsi dan pelecehan anak.

Ini bukan pertama kalinya teori konspirasi seperti ini dibahas.

Pada 30 Oktober 2016, akun Twitter seseorang dari kelompok supremasi kulit putih mengklaim bahwa email yang berbicara tentang keberadaan sebuah grup pedofil di Partai Demokrat telah ditemukan di komputer Anthony Weiner – mantan suami Huma Abedin, tangan kanan Hillary Clinton.

Rumor ini menyebabkan Edgar Maddison Welch yang berusia 28 tahun menembakkan senapan serbu pada 4 Desember 2016, di sebuah restoran pizza di Washington DC, tempat para ahli teori konspirasi mengatakan bahwa para pedofil berkumpul.

Insiden itu disebut “Pizzagate”.

Sekarang, pengikut QAnon membahas dan mengecam dugaan pedofil di forum seperti 4chan, 8chan, Reddit, serta platform media sosial seperti Twitter dan Facebook.

Dan mereka tidak hanya menargetkan politisi Demokrat, tetapi penyanyi dan aktor Hollywood.

Pemilihan umum pada 3 November di Amerika Serikat tidak hanya memilih presiden, tapi juga sebagian kursi di Senat dan semua kursi di DPR.

Partai Demokrat berharap bisa menguasai Senat, yang saat ini didominasi partai Republik. Namun harapan itu sedikit demi sedikit pupus setelah hasil yang buruk di negara-negara bagian kunci.

Bagaimanapun, beberapa orang yang terpilih mengukir sejarah. Misalnya, Ritchie Torres dan Mondaire Jones di New York menjadi warga kulit hitam gay pertama yang terpilih ke DPR. Sementara di Delaware, Sarah McBride menjadi senator transgender pertama di AS.

Dan di New Hampshire, seorang remaja berusia 18 tahun Tony LaBranche terpilih menjadi anggota DPR, menjadikannya pejabat terpilih paling muda di AS.


Sumber: Suara.com

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *