Pemkot Surabaya Beri Pelatihan Tanggap Bencana ke Warga Pesisir

  • Whatsapp
Pemkot Surabaya Beri Pelatihan Tanggap Bencana ke Warga Pesisir
Megaluh.com – Pemkot Surabaya memberikan pelatihan soal siaga bencana kepada warga. Pelatihan ini sebagai bentuk antisipasi agar ketika terjadi ombak besar susulan, warga mengerti apa yang harus dilakukan.

Untuk diketahui, pada Kamis (12/11) terjadi ombak besar dan angin kencang di pesisir Kenjeran, Surabaya.

Read More

Dikutip dari detik.com (16/11/2020), Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, pelatihan diutamakan untuk warga. Terutama relawan kelurahan siaga bencana. Pelatihan juga berlaku di semua wilayah di Surabaya, bukan hanya pesisir pantai.

“Sudah beberapa hari kemarin dilakukan pelatihan. Kami juga mengingatkan untuk menyimpan dokumen-dokumen penting, jangan sampai kelupaan penyimpanan di mana. Ketika terjadi sesuatu dan hilang, alangkah baiknya bisa sedikit sadar terhadap teknologi, di scan, di foto dan disimpan di email, ketika terjadi hal tidak diinginkan kita bisa tenang,” kata Febri di ruang kerjanya, Senin (16/11/2020).

Febri menjelaskan, pemkot sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat terkait apa yang harus dilakukan jika terjadi gempa. Hal ini agar warga tidak perlu menunggu pemerintah datang dulu untuk membantu evakuasi.

“Karena kecepatan warga lebih penting dari pada pertolongan dari pemerintah datang. Beberapa hari yang lalu BPB Linmas dan Pertanian sudah memberikan pelatihan bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Febri mengatakan, saat ini semua wilayah di Surabaya menjadi prioritas. Akan tetapi, melihat keadaan saat ini memang lebih mengutamakan pesisir Pantai Kenjeran.

“Kalau melihat cuaca sekarang memang kawasan pesisir yang difokuskan. Tempat lain juga dilajukan persiapan, karena kita tidak tahu kapan datang (bencana),” jelasnya.

Febri juga mengatakan, Pemkot juga sudah mendirikan sembilan posko di area pesisir pantai. Yakni Rumah Pompa Balong, Rusun Romokalisari, Sentra Ikan Bulak (SIB), eks Rumah Pompa Wonorejo II, SMPN 30 Medokan Semampir, Kecamatan Gunung Anyar, Kelurahan Sumberejo dan Kelurahan Karang Pilang.

“Pemkot sudah memasang posko di pesisir, di sana rekan-rekan tersebut menyampaikan langkah-langkahnya, antisipasinya seperti apa ketika ada gelombang tinggi,” katanya.

Dia juga mengaku pihaknya menambah batu untuk ditaruh di bibir pantai. Cemara udang pun lebih diperbanyak penanamannya. “Tanggul-tanggul beberapa juga dipasangi batu-batu untuk menahan ketika gelombang tinggi dan angin kencang,” pungkasnya.[detik/aks/nu]

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *