Omzet Usahanya Turun 70 Persen, Ruben Onsu Tetap Prioritaskan Karyawan

  • Whatsapp
Omzet Usahanya Turun 70 Persen, Ruben Onsu Tetap Prioritaskan Karyawan

Kliktrend.com – Dikenal sebagai artis dan pengusaha tajir, omzet usaha Ruben Onsu mengalami defisit mencapai 70 persen.

Hal ini disebabkan oleh pandemi virus Corona alias Covid-19 yang sedang melanda tanah air dan juga dunia saat ini.

Read More

Sementara itu dalam vlog vlog Atiek NW pada Rabu (4/11), Ruben Onsu dan Jordi Onsu mengungkapkan akan menunda ekspansi bisnisnya ke luar negeri.

Baca jugaLesti Kejora Nyanyikan Lagu ‘Hati yang Kau Sakiti’, Begini Reaksi Rossa

Ruben Onsu Prioritaskan Karyawan

Dilansir Kliktrend.com, daam video, Jordi Onsu mengungkapkan penundaan ekspansi bisnisnya ke luar negeri disebabkan oleh Covid-19.

“Aku bilang ke Koko kalau jalan-jalan ke luar negeri, kita bisa kali ya visit toko. Sampai akhirnya kita buka 4 toko di Hong Kong, satu toko di Kuala Lumpur. Tahun ini harusnya di Amsterdam dan Taiwan tetapi karena pandemi,” ujar Jordi Onsu.

“Ya kita sudah bayar tetapi di sini lockdown, di sana enggak. Jadi belum ditentukan batas waktunya, amsyong. Resiko bisnis sih,” jelas Ruben Onsu.

Tak cuma itu, Ruben juga telah berniat untuk membuka restorannya di mal dan telah menyewa sejumlah tempat.

“Baru kita masang di mal tetapi mal malah tutup. Ada 2 yang sudah dibuka, 3nya belum. Kita itu bayar semua loh,” aku Ruben Onsu.

Ruben mengaku, hanya memiliki dua rencana namun saat ini ia tak memiliki rencana lain ketika pandemi covid-19 berimbas pada bisnisnya.

“Seharusnya kita siapkan rencana a,b,c,d,e,f,g,h sehingga masih bisa memiliki harapan,” beber Ruben Onsu.

Adapun Jordi Onsu tak menampik adanya kerugian yang dialami bisnisnya bersama kakak.

“Yang lain langsung mengurangi pegawai atau pemotongan gaji, kita gak melakukannya. Tetap bertahan ceritanya,” kata Jordi Onsu.

“Bertahan cuma untuk menyelamatkan perut orang sebenarnya,” celetuk Ruben Onsu.

“Kita baru-baru ini melakukan pemotongan karyawan. Sebenarnya rugi karena omzetnya turun 70 persen,” imbuh Jordi Onsu.

Foto Tangkap Layar YouTube/Atiek Nur Wahyuni

Baca jugaAkan Segera Menikah, Intip Deretan Foto Prewedding Sule dan Nathalie Holscher

Dengan omzet yang menurun itu, lanjut Ruben, ia telah diingatkan oleh sang adik.

“Saya cuma bilang ‘tolong selamatkan karyawan sampai di hari raya karena mereka punya harapan’. Saya yakin niat baik pasti berbalik baik. Cuma kan sekarang kita harus selamatkan satu kapal jadi harus ada beberapa penumpang yang diturunkan.”

“Kita gak pernah tahu covid-19 sampai kapan, saya berasa jadi umkm itu susah. Saya berasa survive di negara sendiri itu susah,” papar Ruben Onsu.

Memiliki banyak karyawan, ayah Betrand Peto ini memberikan pesan kepada Jordi Onsu untuk menerapkan strategi terbaiknya.

“Saya kasih saran untuk beri sampan kecil demi bisa menghidupi kapal besar. Contohnya sekarang kita buka bisnis snack,” ujar Ruben Onsu.

Awal Berbisnis Kuliner

Ruben dan Jordi mengaku sangat menggemari kuliner, baik itu lokal atau pun mancanegara.

Karena kegemaran itu, keduanya membangun bisnis makanan pada 2013 dengan berjualan makanan Jepang jenis daging sapi.

Saat itu mereka juga sudah membuka lima cabang bisnis makanannya di Jakarta.

Seiring berjalannya waktu, Ruben dan Jordi juga sempat mengganti menu menjadi masakan Indonesia.

Kendati demikian, kata Ruben, besar maupun kecil modal yang mereka pakai, nominal pembelanjaan bahan bakunya tetap akan tinggi.

“Tapi kalau ngitungin harganya tuh kayak, mau ngambil untungnya juga sulit. Karena kita udah gede dari pengambilannya kan. Menurut aku, kalau sudah pertama kali keluarin gitu terus mau coba refresh dengan sesuatu yang baru, selama menggunakan nama itu, pasti susah,” kata Ruben.

Sekarang, kata Ruben, Besar Food belum sepenuhnya berhenti beroperasi, tetapi mereka telah beralih ke makanan dengan menu ayam.

Di sisi lain, Jordi mengakui besarnya bisnis makanan keluarga mereka disebut berkat nama besar sang kakak.

Memperhatikan banyaknya penggemar dan masyarakat yang menjadi penonton Ruben, Jordi memanfaatkannya untuk membuat berbagai bisnis.

“Dari nama terkenalnya Koh Ruben, aku manfaatkan untuk akhirnya bisa muncul Geprek Bensu, Bensunda, Bensueger, dan semua Bensu yang nanti akan muncul,” kata Jordi Onsu.

Seperti jual apartemen Jordi pun menceritakan saat awal pertama kali mencari masyarakat yang ingin bermitra dengannya.

Bermodalkan nama Ruben Onsu, Jordi menganalogikannya seperti ingin berjualan apartemen.

Jordi mengatakan, ia sama sekali tidak perlu memperlihatkan gambar makanannya. Hanya dengan sekejap, langsung banyak orang yang tertarik dan menghubunginya.

“Yang mereka temuin kan adiknya, trust nya akhirnya aku bangun di situ. Aku sampai sekarang ada 130 mitra, aku hafal semuanya,” tutur Jordi Onsu.

Sumber: kliktrend.com

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *