Kenangan Gelar Syekh dari Syekh Ali Jaber Masih Tersimpan Rapi di Ingatan Rasyid

  • Whatsapp
Kenangan Gelar Syekh dari Syekh Ali Jaber Masih Tersimpan Rapi di Ingatan Rasyid
Megaluh.com – Al-Quran merupakan kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Kemurniaan yang ada di dalamnya tidak ada satu pun yang berhasil mengubahnya sampai akhir zaman nanti. Karena Allah sendiri yang akan menjaga kalam-kalamNya tersebut.

Di dalam surah Al-Hijr ayat 9 Allah berfirman bahwasanya kamilah yang menurunkan al-quran dan kami pulalah yang akan memeliharanya. Dengan banyaknya para penghafal Al-quran, maka mustahil apabila Al-quran dapat dipalsukan.

Read More

Di jaman Rasulullah, para sahabat-sahabat diminta untuk menghafal ayat suci Al-Qur’an. Karena keutamaan dari menghafal Al-quran adalah istimewa di mata Allah dan Rasul-Nya. Seperti halnya, para penghafal Al-quran cilik di Indonesia ini.

Tidak lupa kita dengan adanya program hafidz Al-Quran di salah satu stasiun televisi setiap bulan Ramadhan. Semasa, Syekh Ali Jaber pernah hidup menyematkan gelar Syekh kepada penghafal kecil bernama Rasyid pada tahun 2014. Penghafal Al-Quran kecil ini bernama lengkap Muhammad Abdul Rasyid.

Baca Juga: Lawan Terberat Anies Itu Gibran, Punya Logistik Melimpah Dan Lebih Hebat Dari Jokowi

Istimewanya lagi, Almarhum Syekh Ali Jaber juga mencium tangan Rasyid seorang Hafiz otodidak. Dan di kesempatan itulah Almarhum memberikan Rasyid gelar syekh. “Saya berani bilang Syekh Rasyid,” ujar Syekh Ali Jaber kepada Rasyid bocah berusia 7 tahun pada 2014 silam di acara Hafiz Indonesia, dalam akun Youtube RCTI, seperti dikutip Kamis (14/1/2021).

“Saya percaya Indonesia masih aman dan makmur selama masih ada Syekh Rasyid.

Mulai sekarang seluruh warga Indonesia, seluruh umat islam wajib bahagia dan bangga karena masih ada Kiai Rasyid. Saya harap orangtua Rasyid, mulai hari ini jangan panggil selain Syekh Rasyid,” ujarnya kala itu.

Baca Juga: Positif Covid-19, Begini Kondisi Ali Mochtar Ngabalin

Syekh Ali menuturkan, anak sekecil Rasyid sangat diizinkan menjadi imam sholat sunnah. Bahkan apabila Anda mau mengetahui, di Madinah sana anak seusia Rasyid sudah diminta untuk mengimami Tarawih, meskipun usianya masih di bawah 10 tahun.

“Saya harap di Indonesia memberikan kesempatan bagi anak seusia Rasyid walaupun belum hafal 30 juz diajarkan mengimami jamaah, untuk meregenerasi imam,” tegas Syekh Ali Jaber.

Kenangan tersebut tidak akan lengkap di pikiran Rasyid. Karena hafalannya, dia diperlakukan begitu istimewa di dunia, Masyallah. Belum lagi, di akhirat nanti. Maka untuk kawan-kawan semua, marilah bersemangat menghafal Al-Quran karena begitu banyak keutamaan ketika menghafalnya.

Baca Juga: Penangguhan Penahanan Ustadz Maaher Tak Dikabulkan, Ini Kata Polisi

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *