Kejam, Diduga Selingkuh, Suami Tega Jahit Alat Kelamin Istrinya

  • Whatsapp
Kejam, Diduga Selingkuh, Suami Tega Jahit Alat Kelamin Istrinya
IDTODAY.CO – Seorang perempuan yang berusia 24 tahun mengalami pendarahan hebat setelah mendapatkan tindak kekerasan dari suaminya. Tak tanggung-tanggung, perempuan tersebut dijahit alat kelaminnya karena dituduh berselingkuh oleh suaminya sendiri.

Media lokal memberitakan, pelaku yang berusia 25 tahun meminta istrinya untuk melakukan “tes keperawanan”. Si suami disebut mengikat tangan dan kaki korban, dan menjahit alat kelaminnya menggunakan kawat aluminium.

Read More

Baca Juga: Memiliki Anak Rajin Memang Asik, Tapi Dampak Negatifnya Mengkhawatirkan!

Korban kemudian menghubungi ibunya, yang segera melarikannya ke rumah sakit terdekat di Distrik Rampur. Sementara suaminya kabur, dan hingga saat ini masih buron.

Ibu korban juga memutuskan melapor ke Kepolisian Milak atas kelakuan menantunya yang “barbar dan tak bisa diterima”. Aksi kejam itu terjadi di Distrik Rampur, Uttar Pradesh.

“Saat ini, korban sedang mendapat perawatan intensif,” kata Shogun Gautam, Pengawas Polisi Rampur sebagaimana dikutip dari Kompas.com (25/3/21).

Baca Juga: Yuk Siap-siap, CPNS untuk Guru Madrasah Berjumlah 9.495 Formasi

Dilansir The Sun Rabu (24/3/2021), wanita itu mengungkapkan suaminya sering menyiksanya tanpa alasan. Namun demikian, pasangan tersebut sebenarnya sudah memiliki seorang bayi tapi meninggal sesaat setelah dilahirkan.

Gautam menegskan, pelaku yang berprofesi sebagai sopir pasti berhasil tertangkap, di mana dia berjanji akan segera memasukannya ke penjara.

Sementara itu, salah satu dokter yang merawat korban menerangkan, aksi pelaku benar-benar jahat karena istrinya mengalami luka serius.

“Kami akan memastikan dia mendapat pengobatan terbaik. Saat ini, kondisinya baik dan kami berharap dia bisa segera pulang,” ujar dia.

Baca Juga: Viral Penemuan Mayat Bayi Dibungkus Pakaian Dalam Lemari Mahasiswi

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *