Damai dengan Korban Penganiayaan, Ghatan Saleh Ganti Rugi Berapa?

  • Whatsapp
Babak Belur,  Seorang Asisten Penyanyi Ngaku Dianiaya Ghatan Saleh
Megaluh.com – Cukup mengejutkan korban penganiayaan Stefano Tintingon alias Fano mau berdamai dengan si pelaku, Ghatan Saleh Hilabi. Padahal saat menerima penganiayaan, wajah dan baju Fano bersimbah darah.

Bahkan dalam sebuah pernyataan, Fano diwakili pengacaranya, Henry Indraguna akan menuntut Ghatan Saleh Hilabi hingga ke meja hijau. Namun kini perdamaian antara Fano dan Ghatan telah terjadi. Bahkan kasus di kepolisian pun sudah dicabut dari kedua belah pihak.

Read More

Lantas, berapa ganti rugi yang didapat Fano dalam perdamaian ini? Soal ini, pengacara Fano, Henry Indraguna menegaskan kalau tidak ada uang perdamaian seperti yang diduga banyak orang.

“Tidak ada persyaratan apapun juga dalam perdamaian ini, semua selesai karena itikad dan niat yang baik. Keluarga Fano juga begitu, terutama dari mamanya,” kata Henry Indraguna dalam konfrensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

Bahkan menurut Henry Indraguna, perjanjian perdamaian dibuat dengan apa adanya. Tanpa ada tuntutan lain yang diajukan kepada pihak terlapor.

“Perjanjian semuanya standar saja, saling memaafkan, itu saja nggak ada yang lain. Kami juga nggak ada tuntutan apa pun juga,” kata Henry Indraguna menegaskan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh adik ipar Ghatan Saleh Hilabi, Putri. Menurut Putri, keluarga Fano hanya meminta Ghatan bersama teman-teman meminta maaf langsung kepada Fano dan keluarga.

Nathalie Holscher menggelar konfrensi pers soal pengainayaan asistennya, Fano (mengenakan baju merah) yang kabarnya dianiaya seorang berinisial GSH. [Sumarni/Suara.com]

“Apapun rumors di luar, katanya pengacara Fano dibayar, pihak Fano dibayar, itu tidak benar. Apa persyaratannya Fano, hanya meminta datang meminta maaf, ketmu sama ibunya, sudah kami lakukan pada tanggal 5 Januari. Begitu juga tersangka lain, seperti yang di foto, kami  hadirkan. Jadi malam itu beres, besoknya baru kita cabut laporan,” kata Putri.

Seperti diketahui, penyanyi Nathalie Holscher mengumumkan kalau asistennya, Stefano Tingtingon alias Fano dikeroyok oleh Ghatan Saleh Hilabi dan sekitar tiga orang rekannya pada 4 Desember 2019 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Dalam video yang diunggah, terlihat Fano menangis dengan wajah dan baju bersimbah darah. Nathalie Holscher dan Fano kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya, Rabu (4/12/2019) pagi. Ghatan sempat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.


Sumber: Suara.com

Loading...

Related posts

Komentar