Cegah Corona Covid-19 dengan Minum Klorokuin, Pria Ini Malah Tewas!

  • Whatsapp
Meski BPJS Masih Defisit, Kalbe Tetap Suplai Obat untuk JKN
Megaluh.com – Semua orang pasti berusaha melakukan segala cara untuk mencegah terinfeksi virus corona Covid-19. Tetapi, cara pencegahan yang salah justru bisa meningkatkan risiko terinfeksi atau menyebabkan masalah lain.

Seperti pria asal Arizona ini yang meninggal dunia akibat metode pencegahan infeksi virus corona Covid-19 yang salah. Pria ini meninggal dunia setelah mengonsumsi klorokuin fosfat.

Read More

Ia dan istrinya mengira bahwa mengonsumsi klorokuin fosfat bisa mencegaha banyak penyakit, termasuk virus corona Covid-19. Tetapi, zat itu justru menempatkannya pada kondisi kritis.

Klorokuin adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati malaria. Obat ini biasanya diberikan pada pasien malaria di daerah endemik atau area paling berisiko tinggi terjangkit malaria.

Dalam kasus ini, pria itu tidak mengonsumsi klorokuin dalam bentuk obat yang biasa digunakan untuk mengobati malaria pada manusia. Sebaliknya, ia mengonsumsi zat itu yang terdaftar sebagai pengobatan parasit untuk ikan.

Ilustrasi pria meninggal (Shutterstock)

Ia memiliki ide untuk menelan klorokuin setelah melihat siaran Presiden Trump bahwa klorokuin memiliki manfaat potensial mencegah virus corona Covid-19.

Meskipun sekarang ini belum ada obat yang disetujui dan dipatenkan bisa mengatasi corona Covid-19. Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa obat malaria mungkin berguna untuk mengatasi corona Covid-19.

Sebelumnya, pria ini telah menggunakan klorokuin untuk ikan koi peliharaannya. Setelah melihat siaran Presiden Trump, ia dan istrinya pun berinisiatif mengonsumsinya untuk mencegah penularan.

Padahal keduanya sudah menginjak usia 60 tahun yang berpotensi mengalami risiko dan komplikasi penyakit lebih tinggi. Tetapi, mereka nekat mengonsumsi zat itu dengan campuran sedikit air.

“Kami takut terinfeksi. Tapi aku menjadi sangat sakit dan mulai muntah,” kata istri pria itu kepala NBC News.

Setelah 20 menit menenggaknya, keduanya pun mulai merasa tubuh sangat sakit. Awalnya, sang istri merasa pusing dan panas sampai akhirnya muntah.

“Aku mulai muntah. Suamiku mulai mengalami masalah pernapasan dan ingin memegang tanganku,” ujar sang istri.

Saat itu suaminya segera memanggil ambulans gawat darurat untuk membantu istrinya. Tak lama setelah sang istri tiba di rumah sakit, suaminya justu meninggal dunia.


Sumber: Suara.com

Loading...

Related posts

Komentar