BUMN Tolak Tegas Keinginan Demokrat Bentuk Pansus Jiwasraya

  • Whatsapp
BUMN Tolak Tegas Keinginan Demokrat Bentuk Pansus Jiwasraya

Megaluh.com – Staf Ahli Kementerian BUMN Bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga dengan tegas menolak keinginan Partai Demokrat untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna membantu penyelesaian kasus korupsi di tubuh PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Arya mengatakan, saat ini Kementerian BUMN tengah berusaha sangat keras untuk mencari solusi dari megakasus Jiwasraya ini. Namun, degan adanya Pansus, pihaknya menilai, kerja Kementerian nantinya hanya akan semakin lama.

Read More

Loading...

“Kalau Pansus lebih detil. Mau tidak mau, kami dipanggil Pansus tiap hari. Saya tidak katakan menghalangi, tapi effort kita lebih besar,” jelas dia, saat ditemui di Kawasan Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu (19/1).

Di sisi lain, Arya menilai dengan Panitia Kerja (Panja) yang telah dibentuk DPR, dan akan mulai bekerja mulai Senin (20/1) besok, pihaknya yakin pekerjaan di Kementerian BUMN tidak akan terganggu. Sebab, Panja nantinya hanya akan mengarahkan dan membimbing Kementerian saja, alih-alih ikut melakukan investigasi.

“Dengan Panja, kami yakin kerja kencang, fokus cari duit, (untuk) balikin uang nasabah,” imbuh dia.

Sementara itu, mengenai pengembalian polis asuransi nasabah Jiwasraya, Arya mengatakan, pihaknya akan mengembalikan uang itu paling lambat pada awal Maret 2020 nanti. Dengan dana yang didapatkan dari holding asuransi BUMN sebesar Rp2 triliun dan dana dari investor untuk pembentukan anak perusahaan Jiwasraya, yakni PT Jiwasraya Putera sebesar Rp3 triliun.

“Jadi kalau kita harapkan, kuartal pertama, kuartal kedua dapat Rp5 triliun, kan sudah syukur ya. Sudah bisa ditanggulangi hampir setengah. Diperkirakan sampai Rp2 triliun saya dapat untuk tahap awal. Sehingga, nasabah-nasabah yang kecil-kecil yang diprioritaskan,” ujarnya. [gtra]

Loading...

Related posts

loading...

Komentar