Bergandengan Tangan, Pasangan Terinfeksi Covid-19 ini Meninggal Bersama

  • Whatsapp
Bergandengan Tangan, Pasangan Terinfeksi Covid-19 ini Meninggal Bersama 1
Megaluh.com – Sepasang suami istri dari Texas, AS, dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit di Fort Worth akibat terinfeksi Covid-19. Hal yang menyentuh hati dari pasangan ini adalah mereka meninggal dalam kondisi saling berpegangan tangan, dan mereka meninggal dalam jarak waktu berdekatan, hanya selisih 50 menit.

Curtis Tarpley, 79 dan istrinya Betty, 80, meninggal di Texas Health Harris Methodist Hospital Fort Worth. Pasangan ini sudah menikah selama 53 tahun dan memiliki dua anak, Tim dan Tricia.

Read More

Baik Tim dan Tricia mengatakan kedua orangtuanya memiliki penyakit penyerta, membuat kondisi keduanya tidak membaik selama dirawat sehingga mereka telah siap secara mental untuk meninggal dunia.

“Ibuku selalu mengatakan dia tidak ingin hidup sampai 100 tahun dan dia sangat percaya dunia ini bersifat sementara, dan itu berhenti, ia pergi ke tempat yang lebih baik,” jelas Tricia, dilansir Fox News.

“Dia tahu sesuatu yang lebih baik akan datang dan dia baik-baik saja dengan itu,” sambungnya.

Baca Juga:
Universitas Oxford Sebut Vaksin Covid-19 Berpeluang Selesai Desember

Ilustrasi pasangan lansia (Shutterstock)

Setelah kesehatan pasangan memburuk, staf rumah sakit memindahkan mereka ke satu kamar sehingga mereka bisa bersama-sama.

Menurut keluarga, jasad mereka akan disumbangkan ke University of North Texas Health Science Center untuk dipelajari.

Kematian Curtis dan Betty terjadi setelah Amerika mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat semua tempat secara bertahap dibuka kembali.

Baca Juga:
Covid-19 Naik di Titik Tertinggi, Trump: Virus akan Hilang Begitu Saja!

Namun, Gubernur Texas Greg Abbott memerintahkan semua bar di negara bagian untuk ditutup kembali pada Jumat pekan lalu, ketika Texas berjuang menekan angka lonjakan kasus.

Selain penutupan bar, Abbott meminta restoran untuk kembali ke kapasitas 50 persen dan pemerintah daerah akan diberikan wewenang lebih untuk membatasi pertemuan yang lebih dari 100 orang.


Sumber: Suara.com

Loading...

Related posts

Komentar