10 Rincian Biaya Hidup di Finlandia, Bisa Untuk Mahasiswa

  • Whatsapp

Terletak di dekat Kutub Utara, Skandinavia memiliki iklim yang cenderung dingin sepanjang tahun. Meskipun begitu, dalam beberapa tahun terakhir banyak yang pergi ke wilayah ini untuk bermain salju dan melihat pesona aurora borealis.

Selain wisata dan iklim dinginnya, negara-negara Skandinavia atau Nordik juga terkenal memiliki kualitas pendidikan yang sangat baik. Beberapa negara Nordik adalah Finlandia, Swedia, Denmark, Norwegia, dan lain-lain.

Read More

Sayangnya, banyak orang menganggap bahwa negara-negara Skandinavia memiliki biaya hidup yang tinggi. Nah, sebenarnya berapa sih biaya hidup di Finlandia? Apakah kuliah di negara ini perlu beasiswa?

Berikut ini adalah rincian biaya hidup di Finlandia per bulan untuk mahasiswa 2020. Yuk, kita simak dulu:

1. Tempat Tinggal

Tentu saja, hal paling penting yang harus dipikirkan ketika ingin merantau ke Finlandia. Biaya untuk sewa akomodasi akan menjadi pengeluaran terbesar. Harganya berbeda-beda, tergantung dari letaknya, luas hunian, dan fasilitas yang disediakan.

Bagi para mahasiswa, tinggal di asrama kampus atau apartemen khusus mahasiswa adalah pilihan yang paling banyak digunakan. Biasanya, para mahasiswa berbagi apartemen dengan orang lain, hanya kamar tidur yang dimiliki sendiri.

Harga sewa untuk apartemen mahasiswa berkisar dari 160 hingga 380 Euro per bulan, rata-rata di 280 Euro. Harga tersebut berlaku jika seorang mahasiswa berbagi semua fasilitas di dalam sebuah apartemen kecuali kamar tidur.

Buat kalian yang memiliki budget dan ingin memiliki apartemen pribadi juga bisa lho, hanya saja harganya lebih mahal. Harganya berkisar dari 400 hingga 800 Euro per bulan untuk apartemen pribadi.

Secara umum, sewa apartemen dengan teman-teman adalah pilihan yang paling murah. Kalian bisa membagi rata biaya sewa beserta tagihan utilitasnya. Selain menghemat biaya, kalian juga bisa berinteraksi dengan teman-teman baru.

2. Tagihan Utilitas

Dengan memiliki atau menyewa tempat tinggal, tagihan utilitas adalah pengeluaran lain yang tidak bisa dihindari setiap bulannya. Nah, jumlahnya berbeda-beda bagi setiap orang tergantung dari pemakaian.

Beberapa apartemen bahkan telah memasukkan tagihan utilitas di dalam biaya sewa bulanan mereka. Jika kasusnya seperti ini, kalian tidak perlu lagi membayar tagihan utilitas setiap bulan.

3. Makan dan Minum

Kebutuhan pokok lain yang tidak kalah penting untuk bertahan hidup adalah makan dan minum. Biaya makan setiap orang berbeda-beda, tergantung dari gaya hidup dan kebutuhan masing-masing.

Satu porsi makanan di restoran yang affordable rata-rata dihargai 11 Euro. Sementara itu, jika ingin fine dining di restoran, kalian harus mengeluarkan uang setidaknya 70 Euro untuk dua orang.

Ingin makanan yang lebih murah? Datanglah ke restoran cepat saji, di sana kalian akan menemukan satu porsi makanan seharga di bawah 10 Euro.

Untuk minuman, ada banyak variasi yang bisa kalian temukan di negara ini. Satu botol air 330 ml harganya berkisar dari 1 hingga 3 Euro. Selain air mineral, ada beer, kopi, soda, dan lain-lain.

4. Biaya Transportasi

Untuk mendukung mobilitas dalam keseharian sebagai anak rantau, tentu saja kalian perlu mengeluarkan biaya transportasi. Ada beberapa jenis moda transportasi yang bisa digunakan di Finlandia seperti bus, tram, kereta, hingga kapal ferry!

Namun, biasanya untuk berkeliling di sekitar kota mahasiswa menggunakan bus atau kereta. Sistem pembayarannya pun sudah cashless ya, bisa bayar untuk sekali jalan maupun beli kartu bulanan.

Buat satu kali jalan, harga tiket rata-rata 3 Euro. Sementara itu, untuk tiket bulanan harganya mencapai 60 Euro unlimited kemanapun lho!

Jika ingin menggunakan transportasi yang lebih nyaman, taksi bisa menjadi pilihan alternatif. Tarif minimal taksi adalah 6 Euro, dan per kilometernya 1.6 Euro. Jadi, harga total tergantung rutenya.

Bagi mahasiswa yang tinggal di dekat kampus, kalian bisa pergi ke kampus dengan cara berjalan kaki sambil menikmati udara segar. Hal ini juga akan menghemat biaya transportasi!

5. Komunikasi

Agar tetap bisa terhubung dengan keluarga dan teman-teman di tanah air, kalian perlu biaya untuk kartu ponsel. Harga untuk setiap provider bisa berbeda-beda, tapi rata-rata adalah 26 hingga 30 Euro.

Biaya untuk kuota juga bisa ditekan dengan memanfaatkan wi-fi di tempat-tempat umum. Kalian juga bisa lho pasang wifi di apartemen. Untuk wifi pribadi, kalian perlu membayar 30 Euro per bulan.

6. Belanja Bulanan

Sebagai anak rantau, kalian juga perlu belanja berbagai kebutuhan pokok seperti bahan-bahan masak, persediaan camilan, dan perlengkapan kebersihan. Budget untuk belanja bulanan atau mingguan bisa berbeda bagi setiap orang, tergantung kebutuhan.

Harga kebutuhan pokok rata-rata lebih mahal di Finlandia daripada Indonesia. Misalnya, satu kilogram beras harganya mencapai 2 Euro, dan satu kilogram ayam fillet bisa dihargai sebesar 10 Euro.

Jika kalian belanja di supermarket lokal, biaya yang dikeluarkan rata-rata adalah sebesar 200 hingga 300 Euro per bulan. Untuk menekan biaya ini, kalian bisa berbelanja pada sore hari karena menjelang tutup biasanya harga barang-barang menurun lho.

Selain itu, kalian juga bisa belanja di supermarket yang murah seperti Lidl, Sale, Alepa, dan K-Market.

7. Asuransi Kesehatan

Sebagai salah satu upaya antisipasi, asuransi kesehatan adalah hal yang wajib dimiliki ketika akan merantau ke Finlandia. Biasanya, kampus-kampus di Finlandia akan meminta calon mahasiswa untuk memiliki asuransi kesehatan.

Meskipun Finlandia memiliki sistem kesehatan terbaik yang bisa dinikmati masyarakatnya secara gratis, mahasiswa internasional biasanya tidak memiliki hak untuk ini.

Nah, untuk iuran asuransi per bulan atau per tahunnya pasti berbeda-beda buat setiap perusahaan. Semakin besar tanggungannya akan semakin tinggi harga yang harus kalian bayar.

Jika kalian tidak memiliki asuransi kesehatan, biaya dokter di Finlandia cukup mahal lho. Satu kunjungan ke dokter umum bisa mencapai 20 Euro, sementara untuk dokter gigi mencapai 10.4 Euro.

8. Hiburan dan Rekreasi

Untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari sebagai anak rantau, sebagian besar dari kalian perlu hiburan dan rekreasi. Nah, biaya yang perlu dikeluarkan untuk hal ini juga berbeda-beda ya, tergantung dari gaya hidup masing-masing orang.

Jika kalian ingin nonton bioskop, minimal pengeluaran untuk membeli tiket adalah 13 hingga 14 Euro per orang. Buat bersosialisasi, setidaknya kalian memerlukan 100 Euro per bulan. Membership gym memakan biaya sebesar 40 Euro per bulan.

Namun, karena pengeluaran ini bersifat sekunder, sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan finansial kalian ya.

9. Biaya Tak Terduga

Ada beberapa biaya tak terduga yang terkadang harus menjadi pengeluaran dalam satu bulan tertentu meskipun tidak rutin setiap bulan. Misalnya, untuk membeli pakaian, potong rambut, dan lain-lain.

Harga untuk pakaian pun berbeda-beda, tergantung dari jenis dan merknya. Pakaian untuk musim dingin rata-rata lebih mahal karena bahannya lebih tebal. Selain itu, jika kalian beli pakaian merk terkenal, harganya pasti lebih mahal.

Buat kalian yang ingin potong rambut, setidaknya perlu menyiapkan dana sebesar 45 Euro untuk satu kali kunjungan. Nah, untuk pengeluaran tak terduga ini, kalian perlu menyiapkan setidaknya 40 hingga 50 Euro.

10. Total dan Kesimpulan

Jadi, jumlah minimal uang yang diperlukan untuk biaya hidup di Finlandia adalah 750 Euro atau setara dengan Rp. 13.036.875 per bulan jika 1 Euro sama dengan Rp. 17.382.

Namun, perlu diketahui bahwa angka ini tidak mutlak karena tergantung dari beberapa faktor seperti kota tempat tinggal, gaya hidup, dan kebutuhan setiap orang. Semakin besar kota tempat tinggal kalian, biaya hidupnya lebih mahal.

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!
Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Usaha Rental atau Travel yg ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Sumber: jejakpiknik.com

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *